Survei dan Pemetaan Geomorfologi

Survei dan Pemetaan Geomorfologi

 

Deskripsi

Survey dan pemetaan geomorfologi sangatlah penting untuk bisa mendeskripsikan secara genetis bentuk lahan dan proses-proses yang terjadi di masa lalu maupun masa sekarang dan hubungannya dengan bentuk lahan dalam susunan keruangan. (Van Zuidam, 1979). Hal ini dimaksudkan agar pembangunan dan pengembangan suatu wilayah dapat berjalan secara efisien dan sesuai dengan syarat-syarat kelestarian lingkungan (Dibyosuprapto, 2001). Geomorfologi yang mengkaji permukaan bumi dengan tekanan pada asal mula bentuk lahan dan proses-proses geomorfologi yang telah menyebabkan perubahan pada bentuk lahan dari waktu kewaktu berperan besar dalam perencanaan pembangunan wilayah. Dalam perencanaan pembangunan diperlukan ketersediaan data fisik suatu wilayah yang dihasilkan dari survei dan pemetaan geomorfologi, bentuk lahan mencerminkan potensi pengembangan suatu wilayah.

Sistem penelitian dan pemetaan geomorfologi sudah banyak dikembangkan selaras dengan tujuan penelitian yang dilakukannya, tetapi masih banyak terjadi kerancuan, khususnya pemahaman geomorfologi untuk tujuan pemetaan geologi. Salah satu sistem yang telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai tujuanya itu sistem yang dikembangkan oleh International Institute for Aerial survey and Earth Sciences (ITC), Belanda. Verstappen (1967 dan 1968) dan Van Zuidam (1968 dan 1975) telah mengembangkan sistem penelitian geomorfologi berdasarkan pengalamannya di seluruh dunia, khususnya di wilayah tropis (Indonesia dan Amerika Latin), selanjutnya disebut dengan sistem pembuatan peta geomorfologi untuk berbagai macam tujuan. Metode ITC dapat digunakan untuk tujuan pemetaan geologi, karena memasukkan beberapa aspek geomorfologi disertai dengan legenda yang sederhana dan jelas, sehingga menjadi suatu sistem pemetaan geomorfologi yang memiliki karakteristik yang jelas.

  

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu :

  1. Memahami prinsip-prinsip dalam pemetaan geomorfologi serta membuat peta geomorfologi untuk berbagai terapan kajian
  2. Mengidentifikasi data-data geomorfologis
  3. Menganalisa dan klasifikasi data-data geomorfologis
  4. Mengetahui manfaat dari pemetaan geomorfologi

  

Materi

1. Prinsip-prinsip dasar pemetaan geomorfologi
2. Unsur-unsur dalam pembuatan pemetaan geomorfologi
3. Dasar-dasar survei geomorfologi untuk berbagai peruntukan
4. Proses-proses perolehan data geomorfologi
5. Pendekatan survei Geomorfologi

  1. Analitik
  2. Sintetik
  3. Parametrik

6. Analisis dan klasifikasi data geomorfologi
7. Langkah-langkah pemetaan geomorfologi
8. Studi Kasus

 

Peserta

Training ini diperuntukkan bagi:

  1. Dosen atau pengajar Fakultas Geografi, Teknik Sipil
  2. Konsultan Tata Kota dan Ruang
  3. Praktisi, Profesional atau siapapun yang ingin menambah pengetahuan mengenai pemetaan Geoformologi

 

Waktu

  • 18-20 Juli 2018
  • 14-16 Agustus 2018
  • 19-21 September 2018
  • 17-19 Oktober 2018
  • 21-23 November 2018
  • 19-21 Desember 2018

 

Tempat

  • Ibis Style Hotel Yogyakarta
  • Gino Feruci Hotel Bandung*
  • Sofyan Betawi Menteng Hotel Jakarta*
  • Ibis Style Kuta Circle Hotel Bali*
  • In House Training*

 

Fasilitas dan Investasi

  • Fasilitas: Hard Copy Materi, USB Flashdisk, Training Kits, Coffee Break & Lunch, Sertifikat, Foto Group, Souvenir;
  • Investasi sebesar Rp. 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah) per peserta non residential.
  • Investasi sebesar Rp. 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah) per peserta residential 3 malam minimal 2 peserta dari perusahaan yang sama.*
  • Harga tidak termasuk pajak.

 

Instruktur

Budiarto, MT dan Team

 

*Informasi lebih lanjut hubungi Customer Service

Jika menggunakan HP silahkan klik untuk chat dengan Whatsapp

atau silahkan isi form di bawah ini

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: